Hubungan Pengetahuan Dan Jarak Tempat Tinggal Dengan Pemilihan Penolong Persalinan Pada Ibu Di Wilayah Kerja Puskesmas Buki Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2025

Authors

  • Hasbullah Hasbullah Universitas Patria Artha
  • Nuryanti Thahir
  • Suandi Suandi Universitas Patria Artha

DOI:

https://doi.org/10.33857/jns.v9i2.1004

Keywords:

Tingkat Pengtahun Pemilihan Penolong Persalinan, Status pekerjaan, Jarak Tempat Tinggal

Abstract

Penelitian ini adalah ibu pasca persalinan yang berada pada wilayah kerja puskemas buki. Kriteria respodan pada penelitian ini adalah ibu pasca persalinan. Tujuan penelitian adalah diketahui hubungan antara pengetahuan dan jarak tempat tinggal dengan pemilihan penolong persalinan pada ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar. Apakah terdapat hubungan antara Pengetahuan dan Jarak Tempat Tinggal Dengan Pemilihan Penolong Persalinan pada Ibu di Wilayah Kerja Puskesmas Buki, Kabupaten Kepulauan Selayar. Jenis penelitian ini merupakan penelitian Deskriptif Analitik Kuantitatif dengan desain penelitian yang digunakan oleh peneliti yaitu Cross-Sectional, di mana peneliti mencari hubungan antara variabel independen (bebas) dengan variabel dependen (terikat) dengan melakukan pengukuran sesaat. Berdasarkan hasil penelitian, dari 43 responden terdapat 17 (39,5%) yang memiliki penegtahuan baik tentang persalinan. Dari jumlah tersebut, Sebagian besar yaitu 16 (37,2%) responden memilih tenaga Kesehatan sebagai penolong persalinan dan 1 (2,3%) responden masih memilih dukun sebagai penolong persalinan. memilih penolong persalinan ke dukun bayi dan tidak ada (0%) yang memilih tenaga kesehatan. Sementara itu, responden yang memiliki jarak tempat tinggal 1—5 km sebanyak 16 (37,2%) sampel. Dari 16  (37,2%) sampel memilih tenaga kesehatan sebagai penolong persalinan dan tidak ada (0%) yang memilih dukun bayi Puskesmas Buki Kabupaten Kepulauan Selayar Tahun 2025.

Author Biographies

Hasbullah Hasbullah, Universitas Patria Artha

Fakultas Kesehatan

Suandi Suandi, Universitas Patria Artha

Fakultas Kesehatan

References

Adinugraha, A., Setiawati, A., Suharman, J. A., & Bayuni, R. (2024). Faktor yang berhubungan dengan pemilihan penolong persalinan pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Padarincang. Malahayati Health Journal, 6(2).

Amalia,L.(2023). Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu dalam pemilihan penolong persalinan.

Darwizar. (2022). Asuhan persalinan normal dan komplikasi. Jakarta: Pustaka Medika.

Depkes RI. (2024). Profil kesehatan Indonesia tahun 2023. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Depkes RI. (2024). Rencana pengembangan kesehatan menuju Indonesia Sehat 2023. Jakarta: Depkes RI.

Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar. (2023). Profil kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar tahun 2022—2023. Benteng: Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Selayar.

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2021). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Handoko, R. (2023). Statistik kesehatan untuk penelitian. Surabaya: Unair Press.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K). Jakarta: Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Ningsih, T., Puspitasari, R., & Lestari, F. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan tempat/penolong persalinan di BPM Umi Kalsum, Prabumulih. Cendekia Medika: Jurnal STIKES Al-Ma’arif Baturaja, 7(1), 81—87.

Puskesmas Buki. (2025). Laporan tahunan Puskesmas Buki tahun 2024 dan 2025. Kabupaten Kepulauan Selayar: Puskesmas Buki.

Sumaryo. (2023). Kesehatan reproduksi dan pemberdayaan perempuan. Bandung: Alfabeta.

World Health Organization. (2021). Recommendations: Intrapartum care for a positive childbirth experience. https://www.who.int/publications/i/item/9789241550211

Wulansari,N.,& Apriliastuti,D. (2008). Faktor yang mempengaruhi pemilihan penolong persalinan pada ibu bersalin.jurnal Kesehatan reproduksi,2(1),25-33)

Yaya,S., Odisina,E.K.,& Bishwajit,G.(2022). Prevalence

Yosefina, M., Putra, B., & Hartini, S. (2023). Norma sosial dan kepercayaan dalam kesehatan ibu. Jurnal Sosiologi Kesehatan, 4(1), 23—30.

Yuliyanti, R., & Wulandari, F. (2021). Peran dokter spesialis obstetri dan ginekologi dalam penanganan kehamilan berisiko tinggi. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 8(2), 45—52. https://doi.org/10.xxxx/jkr.v8i2.1234

Downloads

Published

2025-10-31