Studi Pengelolaan Limbah Cair Rumah Tangga Dengan Menggunakan Metode Ehra (Environmental Health Risk Assessment): Studi Kasus Kelurahan Samata Kecamatan Somba Opu Kabupaten Gowa
Abstract
Pengelolaan limbah cair rumah tangga merupakan aspek penting dalam menjaga kualitas lingkungan dan kesehatan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengelolaan limbah cair rumah tangga serta menilai tingkat risiko kesehatannya di Kelurahan Samata, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa dengan menggunakan metode Environmental Health Risk Assessment (EHRA). Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 339 rumah tangga. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh responden (100%) tidak memiliki sistem pengelolaan limbah cair yang sesuai, dan seluruh limbah cair dibuang langsung ke saluran tanpa pengolahan terlebih dahulu. Sebanyak (76,7%) rumah tangga menghasilkan limbah cair >500 liter per hari, namun (100%) di antaranya tidak melakukan pengelolaan sebelum pembuangan. Meskipun (92,3%) rumah tangga memiliki septic tank, namun (60,2%) tidak melakukan pengurasan secara teratur. Dari sisi kondisi lingkungan, drainase hanya (56,6%) yang dikategorikan baik, sementara genangan air dan banjir masih terjadi. Risiko penyakit akibat buruknya pengelolaan limbah tergolong tinggi, dengan (81,1%) responden berada pada kategori risiko tinggi, dan (70,8%) menyatakan penyakit yang mereka alami berkaitan dengan limbah cair. Hasil ini menunjukkan perlunya intervensi berbasis data dan partisipasi masyarakat untuk mewujudkan pengelolaan limbah cair yang lebih sehat dan berkelanjutan.







