GAMBARAN PERILAKU SEHAT-SAKIT PADA MASYARAKAT SUKU BUGIS

Authors

  • Saputri Mulyana
  • Rahmi Apriani
  • Annisa Damayanti
  • Vany Nur Rahmadani
  • Lisdayanti Lisdayanti

DOI:

https://doi.org/10.33857/jns.v2i1.115

Keywords:

, Budaya, Bugis, Perilaku Sehat-Sakit, Transcultural Nursing.

Abstract

Untuk  memperoleh  informasi  secara  mendalam  tentang  gambaran perilaku  sehat  dan  sakit pada masyarakat suku Bugis. Metode Penelitian: Jenis penelitian ini adalah deskriptif, dengan partisipan penelitian adalah masyarakat suku Bugis yang berada di wilayah Gowa. Teknik pengambilan d  ata dilakukan dengan wawancara menggunakan pedoman wawancara dan field note.  Hasil: Menurut masyarakat suku Bugis untuk mempertahankan kondisi kesehatannya yang dapat dilakukan yaitu memperbanyak mengonsumsi air putih, menjaga keseimbangan tubuh, mengonsumsi multivitamin untuk menjaga daya tahan tubuh dan berolahraga secara teratur minimal 3x seminggu. Adapun perilakunya pada saat sakit diantaranya adalah istirahat karena  pada saat sakit otomatis tubuh butuh istirahat dan asupan nutrisi untuk mengembalikan sistem imun yang terganggu, harus dekat dengan keluarga terutama pada ibu dan berobat ke dokter. Rekomendasi: Mempertimbangkan latar belakang budaya pasien pada saat pemberian asuhan keperawatan.

 

Author Biographies

Saputri Mulyana

Fakultas Kesehatan Universitas Patria Artha

Rahmi Apriani

Fakultas Kesehatan Universitas Patria Artha

Annisa Damayanti

Fakultas Kesehatan Universitas Patria Artha

Vany Nur Rahmadani

Fakultas Kesehatan Universitas Patria Artha

Lisdayanti Lisdayanti

Fakultas Kesehatan Universitas Patria Artha

References

Foster & Anderson. (2008). Antropologi Kesehatan. Jakarta: Universitas Indonesia (UI-Press).

Hapsari, Sari, & Pradono. (2009). Pengaruh Lingkungan Sehat. Pengaruh Lingkungan Sehat dan Perilaku Hidup Sehat terhadap Status Kesehatan, 40-49.

Harjati, Thaha, & Natsir. (2012). Konsep Sehat-Sakit terhadap Kesehatan Ibu dan Anak pada Masyarakat Suku Bajo, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, 1-14.

Leininger, M., & McFarland, M. R. (2002). Transcultural nursing: concept, theories, research, and practice.USA: McGraw-Hill Companies.

Notoatmodjo, S. (2007). Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2010). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Potter & Perry. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan (Vol. 4). Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Pratiwi, A. (2011). Buku Ajar Keperawatan Transkultural. Yogyakarta: Gosyen.

Yaseda, Noorlayla, & Effendi. (2013). Hubungan Peran Perawat dalam Pemberian Terapi Spiritual Terhadap Perilaku Pasien dalam Pemenuhan Kebutuhan Spiritual di Ruang Icu RSM Ahmad Dahlan Kota Kediri, 1-9.

Downloads

Published

2018-04-30