PENGARUH KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN TERHADAP KEPUASAN PASIEN RAWAT JALAN DI PUSKESMAS CENDRAWASIH

Authors

  • Muh Ikbal Universitas Muslim Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.33857/jns.v2i2.185

Keywords:

Kepuasan Pasien, Kualitas Pelayanan, Puskesmas

Abstract

Tujuan: untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan petugas kesehatan terhadap kepuasan Pasien rawat jalan di Puskemas Cendrawasih Kecamatan Mamajang, Kota Makassar tahun 2018 dari lima dimensi kepuasan yaitu reliability, assurance, tangible, emphaty, dan responsiveness. Metode Penelitian: Jenis penelitian yang digunakan adalah Survey analitik untuk menganalisis pengaruh kualitas layanan terhadap kepuasan pasien di Puskemas Cendrawasih Kecamatan Mamajang Kota Makassar. Variabel independen reliability, assurance, tangible, emphaty, dan responsiveness, variabel dependennya adalah kepuasan pasien. Dengan menggunakan uji chi square dengan tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil Penelitian: Berdasarkan uji kemaknaan dari variable tangibles, realibility, responsiviness, empathy, dan assurance hanya Tagibles dan empathy yang nilai p < 0,05, yaitu masing masing 0,00 dan 0,00. ini menunjukan bahwa ada hubungan antara tangibles dan empathy  terhadap kepuasan pasien. Berdasarkan hasil uji regresi logistik, tangibles memiliki hubungan linier (pengaruh) paling kuat yaitu  Ï = 0,000 (Ï â‰¤ 0,05)  di Puskesmas Cendrawasih Kecamatan   Mamajang Kota Makassar. Kesimpulan: Terdapat pengaruh signifikan tangibles dan emphaty, terhadap kepuasan pasien di Puskesmas Cendrawasih Kecamatan Mamajang Kota Makassar. Rekomendasi: Diharapkan pihak puskesmas memperhatikan dan perlu dilakukan studi yang lebih mendalam terhadap faktor-faktor baru yang dapat mempengaruhi kepuasan.

References

Afiyanti, Y., & Rachmawati, I., N. (2014). Metodologi penelitian kualitatif dalam riset keperawatan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Aspers, P. (2009). Empirical phenomenology: A qualitative research approach (The cologne seminars). Indo-Pacific Journal of Phenomenology, 9(2), 1- 12. http://doi.org/10.1080/20797222.2009.11433992.

Ayres, L. (2007). Qualitative research proposals part III: sampling and data collection. J Wound Ostomy Continence Nurse ( J WOCN), 34(3), 242- 244.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan. (2016). Pelaksanaan program JKN 2015 di Sul-Sel cukup berhasil. Diperoleh dari http://www.bpkp.go.id/

Behzion, Hadi, & Baghishani, Mostafa. (2014). Criteria and Measures of Customer Satisfaction. Germany: Lambert Academic Publishing.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: choosing among five approaches. Singapore: Sage.

Davies, D., & Dodd, J. (2002). Qualitative research and the question of rigor.Qualitative health research, 12(2),279-289. http://doi.org/10.1177/104973230201200211

Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. (2015). LKj IP Dinas Kesehatan Provinsi 2015. Diperoleh dari: https://sulselprov.go.id

Effendy, O. U. (2008). Dinamika komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya Offset.

Endraswara, S. (2006). Metode, teori, teknik penelitian kebudayaan: ideologi, epistemologi, dan aplikasi. Yogyakarta: Pustaka Widyatama.

Fain, J. (2004). Reading, understanding, and applying nursing research. United States of America: F.A.Davis Company.

Gibbs, L., Kealy, M., Willis, K., Green, J., Welch, N., & Daly, J. (2007). What have sampling and data collection got to do with good qualitative research?. Australian and New Zealand Journal of Public Health, 31(6), 540-544. http://doi.org/10.1111/j.1753-6405.2007.00140.x

Hasanuddin, M. (4 Januari 2017). Pemkab Gowa keluar dari integrasi BPJS kesehatan. Antara-news. Diperoleh dari: http://www.antarasulsel.com/

Hasanuddin, M. (9 Januari 2017). DPR minta penjelasan keluarnya Gowa integrasi BPJS. Antara-news. Diperoleh dari: http://www.antarasulsel.com/

Ilahi, P., P. (2016). Hubungan kepuasan pasien pengguna BPJS terhadap kualitas pelayanan kesehatan di puskesmas nagrak, sukabumi. Skripsi dipublikasikan. Diperoleh dari: http://repository.uinjkt.ac.id

Info BPJS Kesehatan. (Edisi XIII, 2014). Membanggakan, BPJS mampu menerapkan good governance. Diperolehdari:https://www.bpjs- kesehatan.go.id.

Nugroho, P. (28 Juli 2016). Perbedaan KIS dan BPJS kesehatan. Diperoleh dari: https://www.panduanbpjs.com

Putra, W., M. (2014). Analisis implementasi kebijakan jaminan kesehatan nasional di rumah sakit umum kota tangerang selatan tahun 2014. (skripsi dipublikasikan). Jakarta: UIN Syarif Hidayatullah.

Putri, N., E. (2014). Efektivitas penerapan jaminan kesehatan nasional melalui BPJS dalam pelayanan kesehatan masyarakat miskin di kota Padang. Tingkap, X (2). 175 189. Diperoleh dari: http://ejournal.unp.ac.id/index.php/tingkap/article/view/4421/0

Royanah, U. (2015). Analisis tingkat kepuasan pasien peserta jaminan kesehatan nasional bukan penerima bantuan iuran (non-PBI) di puskesmas halmahera kota semarang tahun 2015. Skripsi dipublikasikan. Diperoleh dari: http://lib.unnes.ac.id/20284/1/6411411166-S.pdf

Safitri, Maidin, dan Arifah. (2015). Perbandingan kepuasan pasien JKN dan umum terhadap pelayanan perawat rawat inap RSUD Syekh Syusuf. (abstrak). Diperoleh dari: http://repository.unhas.ac.id

Tempo online. (24 Oktober 2016). Oktober 2016 jumlah peserta JKN 169,5 juta jiwa. Diperoleh dari: https://m.tempo.com

Ulinuha, F., E. (2014). Kepuasan pasien BPJS (badan penyelenggara jaminan sosial) terhadap pelayanan di unit rawat jalan (URJ) rumah sakit permata medikasemarang tahun 2014. Diperoleh dari: http://eprints.dinus.ac.id/6709/

Downloads

Published

2018-10-31