TRANSAKSI PEKERJA SEKS KOMERSIAL (PSK) ONLINE DI KOTA MAKASSAR

Authors

  • Dewi Fatmasari
  • Andi Asrina
  • Andi Muh. Multazam

DOI:

https://doi.org/10.33857/jns.v1i2.88

Keywords:

PSK Online, Prostitusi, Wanita Tuna Susila

Abstract

 

Penelitian ini membahas transaksi pekerja seks komersial online di kota Makassar yang bertujuan untuk menggali secara mendalam pemicu terjadinya pekerja seks komersial (PSK) online di Kota Makassar serta Menggali secara mendalam praktik pekerja seks komersial (PSK) online di kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah kualitatif. Pendekatan penelitian yaitu pendekatan fenomenologi, untuk mengeksplorasi mengenai femomena pekerja seks komersial (PSK) online pada perempuan hiburan malam di Kota Makassar. Melalui observasi indepth dan interview selama penelitian berlangsung. Sumber data terdiri dari mucikari sebagain informan kunci, informan pendukung adalah konsumen dan informan biasa terdiri dari pekerja seks komersial (PSK) online yang bersedia untuk turut dalam penelitian ini.

Hasil penelitian ini adalah (1) Faktor utama pemicu yang menyebabkan perempuan menjadi pekerja seks komersial online di Kota adalah faktor ekonomi. (2) Perilaku sosial erat sekali kaitannya dengan interaksi sosial dimana pekerja seks komersial menawarkan jasa pelayanan seks kepada pelanggan dengan menggunakan media internet dengan menggunakan handphone yang menggunakan aplikasi whatshapp, beetalk dan wechat dengan memasang status open BO kemudian para pelanggan yang ingin meggunakan jasa PSK tinggal chat dan melakukan negosiasi harga sampai terjadi kesepakatan masalah harga dan tempat yang akan digunakan dengan aturan standar tidak melayani sex oral dan pelanggan harus menggunakan kondom, yang selanjutnya perilaku atau interaksi PSK dengan orang disekitarnya terbilang cukup baik.

Implikasi penelitian ini adalah berupa saran yang diberikan kepada kepada pemerintah kota Makassar agar lebih berupaya optimal lagi agar mengantisipasi tumbuhnya pekerja seks komersial dikota Makassar.

References

A. Kadir Ahmad, Dasar-Dasar Metode Penelitian Kuantitatif (Ed.I; Makassar: Indobis Media Centre, 2003).

Abdi Sitepu, jurnal pemberdayaan komnitas, september 2004, volume 3, nomor 3, 172-176

Abdul Wahid dan Mohammad Labib, 2010, kejahatan mayantara (cyber crime), Pt refika aditama, bandung.

Anonim, “polisi ungkap kasus prostitusi di internet”, kompas online 18november2008:chttp://nasional.kompas.com/read/2008/11/18/16041950/polisi ungkap kasus prostitusi di internet,

Arief, Barda Nawawi, 2006, Tindak Pidana Mayantara, Pt. RajaGrafindo Prsada, Jakarta.

B. Simanjutak, pengantar kriminologi dan pathologi sosial, penerbit tarsito, 1981.

Bagong Suyanto, 2010. Masalah sosial anak, jakarta: kencana prenada media group.

Elva ronaning roem jurnal interaksi simbolik pekerja seks komersial high class di kalangan mahasiswa kota padang, vol. 6 no. 2 november 2014, program studi ilmu komunikasi fisip universitas andalas.

Harun Rasyid, Metode Penelitian Kualitatif Bidang Ilmu Sosial dan Agama (Pontianak: STAIN Pontianak, 2000)

J. Supranto, Metode Riset Aplikasi dalam Pemasaran, Edisi 6 (Jakarta: Fakultas Ekonomi, 1997)

Kartini, Kartono. 2009. Phatologi sosial jilid 1. Jakarta : rajawali pers.

Kartono Kartini, 2011. Patologi sosial, jakarta: rajawali press, hlm. 182.

Koentjoro, 2004, Tutur Dari Sarang Pelacur, Yogyakarta: Qalam.

Koentjoro. (2004). On the spot: tutur dari sarang pelacur. Yogyakarta: tinta.

Lexy J. Moleong Metodelogi Penelitian Kualitatif (Bandung: Remaja Rosdakarya, 2009)

Lexy J. Moleong, Metodologi Penelitian Pendidikan (Cet. VIII; Bandung: Remaja Rosdakarya, 2000).

Mardalis, Metode penelitian; Suatu Pendekatan Proposal (Cet. VII; Jakarta: Bumi Aksara, 2004)

Mariyadi, Jurnal, persepsi masyarakat tentang prostitusi liar di kelurahan sempaja utara samarinda, volume ii. No. 4. Tahun 2013

Marta Luvi Manurung, peran kepolisian dalam menanggulangi prositusi onlaine, jurnal universitas atmajaya yogyakarta fakultas hukum

Masri Singarimbun dan Sofian Effendi, Metode Penelitian Survei (Cet. I; Jakarta: Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial, 1989).

Mudji Sutrisno. (2005). Teori-teori kebudayaan. Yogyakarta: kanisius.

Munir Fuady, aliran hukum kritis Pt. Adya bakti, bandung 2003

Noni Sihaloho dan Indri Kemala Nasution, tahapan pengambilan keputusan menjadi pekerja seks komersial pada remaja putri, volume.1 nomor.1 september 2012 jurnal ps psikologi fakultas psikologi universitas sumatera utara.

Nur kholis aziz, tinjauan pasal 296 kuhp terhadap pengaturan lokalisasi pelacuran dikabupaten tulungagung, , fakultas hukum, universitas tulungagung, 2007. Tidak diterbitkan19

Oksidelfa Yanto, prostitusi online sebagai kejahatan kemanusiaan terhadap anak: telaah hukum islam dan hukum positif, jurnal vol. Xvi, no. 2, juli 2016 fakultas hukum universitas pamulang.

Raisanta Wongso, kejahatan cyber berbasis prostitusi ditinjau dari undang-undang nomor 11 tahun 2008 tentang informatika transaksi dan elektronik, jurnal lex privatum, vol. Iv/no. 4/apr/2016

Ronny Soemitro, 1985, Study Hukum Dalam Masyarakat, Bandung: Alumni.

Rukmini kusuma astuti, proses terjadinya pelacuran di masyarakat, thesis, fakultas psikologi universitas gadjahmada, yogyakarta.

Soejono d, pathologi social, alumni, bandung.

Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif (Cet. IV; Bandung: Alfabeta, 2008).

Sugiyono, Memahami Penelitian Kualitatif: Dilengkapi dengan Contoh Proposal dan Laporan Penelitian (Bandung: Alfabeta, 2005), h. 62.

Sukardi, Metodologi Penelitian Pendidikan: Kompetensi dan Prakteknya (Cet. VI; Jakarta: Bumi Aksara, 2008).

Yatim Riyanto, Metode Penelitian Pendidikan (Surabaya: Penerbit SIC, 2001)

Downloads

Published

2017-10-31

Issue

Section

Vol 1, No 2 (2017): Patria Artha Journal of Nursing Science