Pengukuran Antropometri (Status Gizi) Remaja Putri Desa Bontoparang Kecamatan Laikang Kabupaten Takalar
DOI:
https://doi.org/10.33857/pajoco.v10i1.1041Abstract
Masa remaja merupakan periode pertumbuhan yang pesat sehingga membutuhkan asupan gizi seimbang.
Status gizi remaja putri menunjukkan angka anemia yang masih signifikan. Kegiatan pengabdian kepada
masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk mengetahui status gizi remaja putri usia 10–17 tahun di wilayah
Desa Bontoparang melalui pengukuran antropometri dan memberikan edukasi sederhana dan
rekomendasi gizi yang sesuai. Sebanyak 30 rematri menjadi peserta kegiatan dengan karakteristik
mayoritas berada pada kelompok umur 13–15 tahun (40,0%), telah tamat SD/MI (53,3%), dan sebagian
besar telah mengalami menstruasi (66,7%). Pengukuran dilakukan melalui identifikasi status gizi,
termasuk tinggi badan, berat badan, dan indeks massa tubuh, untuk menilai pertumbuhan fisik dan
kecukupan nutrisi, serta pengukuran lingkar lengan atas dan lingkar perut. Hasil pengukuran
menunjukkan variasi status gizi yang mencerminkan kebutuhan intervensi gizi, terutama pada remaja
yang belum memasuki masa pubertas atau memiliki asupan gizi kurang. Kegiatan diakhiri dengan
edukasi singkat mengenai gizi seimbang secara langsung kepada remaja putri dan orang tua/wali
(keluarga), menekankan pentingnya asupan protein, zat besi, dan mikronutrien selama masa
pertumbuhan. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran gizi dan mendorong pola hidup
sehat bagi remaja usia 10–17 tahun, khususnya remaja putri
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Hudriani Jamal, Arif Atul Mahmudah Dulla

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.