Ketahanan Ekonomi Di Masa Lansia

Authors

  • Nurmiati Irvan Universitas Patria Artha
  • Ridwan Ridwan Universitas Patria Artha
  • Bastian Lubis Universitas Patria Artha
  • Murbayani Murbayani Universitas Patria Artha
  • Ilham Ilham Universitas Patria Artha
  • Ismail Ismail Universitas Patria Artha

DOI:

https://doi.org/10.33857/pajoco.v4i1.814

Keywords:

Lansia, Ketahanan Ekonomi

Abstract

Lanjut usia (Lansia) adalah seseorang yang telah mencapai usia 60 (enam puluh) tahun ke atas. Pada fase tersebut tentunya akan berdampak pada berbagai aspek kehidupan, baik sosial, ekonomi, dan terutama kesehatan, karena dengan semakin bertambahnya usia, fungsi organ tubuh akan semakin menurun baik karena faktor alamiah maupun karena penyakit. Maka, kehidupan lansia yang menurun harus ada yang membantu untuk meningkatkan kemampuan bertahan hidupnya. Meningkatnya jumlah lansia menimbulkan berbagai permasalahan baik individu, keluarga dan masyarakat. Ketahanan Ekonomi pada lansia mengacu pada kemampuan mereka memenuhi kebutuhan mendasar seperti makanan, perumahan, pelayanan kesehatan dan kehidupan sosial secara berkelanjutan. Ini mencakup pendapatan, jaminan sosial dan kesempatan kerja yang layak. Beberapa Lansia yang merupakan pensiunan, memiliki sumber keuangan terbatas di sepanjang hidup mereka mungkin mengalami kesulitan keuangan di hari tua. Meskipun mereka dapat menyamai tingkat konsumsi sebelum pensiun. Adapun luaran yang diharapkan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah menjadikan perekonomian para Lansia lebih terarah dan lebih tahan terhadap godaan kehidupan yang mengarah pemborosan dan bagi rumah tangga keluarga Lansia terlebih khususnya dapat digunakan sebagai masukan dan bahan pertimbangan mengambil kebijakan dalam rmengelola keuangan mereka. Kegiatan pengabdian ini dimulai dari persiapan dan pelaksanaan kegiatan pengabdian berupa sosialisasi ketahanan ekonomi di masa lansia. Kegiatan ini dikatakan berhasil dimana para Lansia yang hadir dalam kegiatan ini memahami materi yang disajikan. Kegiatan ini perlu terus dilakukan  di tingkat Kelurahan dapat mencantumkan program sosialisasi ini sebagai program kelurahan di tingkat RT/RW yang akan rutin dilaksanakan setiap tahun.

References

Dayakisni, Tri., & Hudaniah. (2009). Psikologi Sosial. Malang: UMM Press.

Fitri, Dani Sari. (2012). Lansia dan Pikun. Surabaya: CV. Garuda Mas Sejahtera.

Maryam, R. Siti, Mia Fatma Eka Sari., Rosidawati., Ahmad Jubaedi., & Irwan Batubara. (2011). Mengenal Usia Lanjut dan perawatannya. Jakarta: Salemba Medika.

Sa’adah, Nurus. (2015). Menata Kehidupan Lansia: Suatu Langkah Responsif untuk Kesejahteraan Keluarga (Studi Pada Lansia Desa Mojolegi Imogiri Bantul Yogyakarta).UIN Sunan Kalijaga. Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama. 9 (2), 49-70.

Downloads

Published

2024-04-24