Penyuluhan Kesehatan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Pergaulan Bebas pada Kalangan Remaja UPT SMPN 1 Mangarabombang Takalar
DOI:
https://doi.org/10.33857/pajoco.v5i1.933Keywords:
Narkoba, pergaulan bebas, remajaAbstract
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kewaspadaaan remaja tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas sebagai upaya pencegahan. Dalam kegiatan ini, penyuluhan dilaksanakan untuk memberikan informasi yang tepat mengenai bahaya narkoba dan pergaulan bebas, pengenalan jenis narkoba, dampak penyakit yang timbul akibat narkoba dan pergaulan bebas. Selain itu, penyuluhan dilakukan sebagai metode interaktif, pre post test untuk memberi pemahaman dan mengukur tingkat pemahaman peserta. Hasil pre post test yang dilakukan antara lain siswa lebih banyak memahami bahwa dampak dari pergaulan bebas adalah hamil di luar nikah yakni 59,6% dan yang menjawab berisiko terkena penyakit menular adalah 6,4%. Pada pertanyaan penyebab pergaulan bebas, terdapat 70% siswa menjawab karena kurangnya pengawasan orang tua, yang menjawab karena pengaruh teman sebaya sebesar 14,9%, karena media sosial dan internet 12,8%, dan kurangnya pendidikan agama moral sebanyak 2,1%. Siswa belum memiliki cukup pemahaman mengenai kepanjangan HIV & AIDS dan bagaimana proses timbulnya penyakit pada pengidap HIV & AIDS. Berarti pemahaman siswa tentang risiko penyakit menular ini masih perlu ditingkatkan, bisa melalui program ekskul, maupun melalui program kerjasama dengan pihak-pihak yang berkompeten di bidang penyakit, kenakalan remaja, dan narkotika. Hubungan narkoba dan pergaulan bebas serta beragam dampaknya sangat penting untuk disampaikan kepada siswa agar mereka faham dengan baik dampaknya baik dari aspek sosial, aspek hukum, maupun dari aspek kesehatan. Dengan metode penyuluhan ini, peserta diharapkan dapat lebih mudah memahami tentang bahaya narkoba dan pergaulan bebas serta risiko dampak penyakit yang dapat ditimbulkan. Program ini diharapkan dapat dilaksanakan secara berkala di kalangan remaja, yang pada akhirnya dapat membantu mencegah penyebaran penyakit dan degradasi moral di kalangan remaja.References
Badan Narkotika Nasional. (2019). Penggunaan narkotika kalangan remaha meningkat.
https://bnn.go.id/penggunaan-narkotika-kalangan-remaja-meningkat/
Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan. (2024). Sulsel Peringkat Kelima
Tertinggi Kasus Narkoba 3.578 Tersangka Ditindak.
Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia, (2011). Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba Bagi
Remaja, Jakarta.
Hariyanto, Bayu Puji. (2018). Pencegahan dan Pemberantasan peredaran narkoba di Indonesia. Jurnal
Daulat Hukum
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, AKBP Yuanita Amelia Sari. (2023). Usia
produktif korban terbanyak penyalahgunaan narkoba di kendari.
Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Kendari, AKBP Yuanita Amelia Sari. (2023). 70
persen pelajar di kota kendari menjadi penyalahguna narkotika.
Lukman, Gilza Azzahra dkk. (2021). Kasus Narkoba Di Indonesia dan Upaya Pencegahannya Di
Kalangan Remaja. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Vol 2 no 3.
Hal:405-417. https://jurnal.unpad.ac.id/jppm/article/viewFile/36796/pdf
Majelis Ulama Indonesia. (2024). Indonesia Darurat Narkoba, Kepala BNN ungkap 312.000 anak usia
remaja telah terpapar. https://mui.or.id/baca/berita/indonesia-darurat-narkoba-kepala-bnnungkap-312-ribu-anak-usia-remaja-telah-terpapar
Polda Sulsel. (2023). Polda Sulsel Catat 2.217 Kasus Narkoba Selama 2023 3.153 Orang Tersangka.
https://www.detik.com/sulsel/hukum-dan-kriminal/d-7112714/polda-sulsel-catat-2-217-
kasus-narkoba-selama-2023-3-153-orang-tersangka
Polri. (2023). Waspada, makin banyak mahasiswa dan pelajar terjerat kasus narkoba.
https://pusiknas.polri.go.id/detail_artikel/waspada,_makin_banyak_mahasiswa_dan_pelajar_t
erjerat_kasus_narkoba
Pramono, U. Tanthowi. (2003). Narkoba Problem dan Pemecahannya dalam Perspektif Islam, Jakarta:
PBB
Puslidatin. (2019). Penggunaan Narkotika di Kalangan Remaja Meningkat. Diakses pada 29 Oktober
Melalui https://bnn.go.id/penggunaan-narkotikakalangan-remaja-meningkat/
Polda Sulsel. (2023). Jerat Narkoba Melilit Anak-Anak dan Mahasiswa.
https://pusiknas.polri.go.id/detail_artikel/jerat_narkoba_melilit_anak-anak_dan_mahasiswa
Satnarkoba Polres Takalar. (2024). Remaja Pengguna Narkoba Diringkus Sat Narkoba Polres Takalar.
https://gosulsel.com/2024/09/11/remaja-pengguna-narkoba-diringkus-sat-narkoba-polrestakalar/