PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DALAM EDUKASI KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DI MASYARAKAT
DOI:
https://doi.org/10.33857/pajoco.v6i2.1105Keywords:
Kata kunci: teknologi informasi, edukasi, keselamatan dan kesehatan kerja, K3, masyarakat.Abstract
Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam berbagai aktivitas masyarakat, baik pada lingkungan industri dan perusahaan maupun dalam kegiatan pekerjaan sehari-hari. Kurangnya pengetahuan dan kesadaran mengenai penerapan prinsip K3 dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan, cedera, serta berbagai gangguan kesehatan yang berkaitan dengan aktivitas kerja. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat adalah mengintegrasikan teknologi informasi sebagai media dalam penyampaian edukasi K3. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan pemahaman masyarakat mengenai penerapan K3 melalui pemanfaatan media berbasis teknologi informasi. Pelaksanaan kegiatan berlokasi di Kelurahan Tonrokassi Timur, Kecamatan Tamalatea, Kabupaten Jeneponto, dengan menggunakan beberapa tahapan kegiatan yang meliputi identifikasi kebutuhan masyarakat, pengembangan materi edukasi digital, sosialisasi, demonstrasi, praktik, dan evaluasi. Materi edukasi disajikan melalui presentasi digital, media gambar, video edukatif, serta platform komunikasi digital yang mudah digunakan dan dijangkau oleh masyarakat. Hasil pelaksanaan kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terkait kemampuan mengenali potensi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), upaya pencegahan kecelakaan, serta penerapan perilaku yang mendukung kesehatan dan keselamatan selama melakukan aktivitas kerja. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi mempermudah proses penyampaian dan distribusi materi K3 sehingga informasi dapat diterima secara lebih cepat serta dipelajari kembali secara mandiri. Berdasarkan hasil kegiatan, pemanfaatan teknologi informasi dalam edukasi K3 dapat menjadi salah satu pendekatan yang efektif dan aplikatif dalam meningkatkan pengetahuan serta kesadaran masyarakat terhadap keselamatan kerja. Integrasi media digital juga berpotensi mendukung keberlanjutan edukasi dan mendorong terbentuknya budaya keselamatan dalam kehidupan masyarakat.
References
International Labour Organization. (2022). Safety and health at the heart of the future of work: Building on 100 years of experience. Geneva: ILO.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Keselamatan dan kesehatan kerja. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. (2020). Keselamatan dan kesehatan kerja. Jakarta: Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2018). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Republik Indonesia. (1970). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja. Jakarta.
Republik Indonesia. (2012). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Jakarta.
Suma’mur, P. K. (2014). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Jakarta: Sagung Seto.
Tarwaka. (2017). Keselamatan dan kesehatan kerja: Manajemen dan implementasi K3 di tempat kerja. Surakarta: Harapan Press.
Rahardja, I. B., Mahfud, A., Dermawan, Y., Rantawi, A. B., Lestari, I., Siregar, A. L., & Ramadhan, A. I. (2019). Pelatihan Pembuatan Lilin Untuk Penerangan Rumah Tangga Menggunakan Bahan Dasar Crude Palm Oil (CPO). In Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Masyarakat LPPM UMJ.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Suandi Suandi, Sri Nurindasari, Adnan M Adnan M, Wahyuningsih Wahyuningsih, Fhirawati Fhirawati, Hamdayani Hamdayani, Abdul Rahman, Nuryanti Thahir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


