KEIKUTSERTAAN PASANGAN USIA SUBUR MARGA TIONGHOA DALAM PROGRAM KELUARGA BERENCANA
DOI:
https://doi.org/10.33857/jns.v3i1.227Keywords:
PUS, KB, Marga Tionghoa, Patrilineal.Abstract
Tujuan: Untuk mendapatkan informasi, menganalisa dan mengkaji secara mendalam mengenai keikutsertaan PUS Marga Tionghoa dalam program KB. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Informan pada penelitian ini adalah pasangan Usia Subur Marga Tionghoa yang berjumlah 7 orang, 1 orang Pandita agama Budha dan 1 orang petugas kesehatan di Kabupaten Bone. Hasil: Berdasarkan penelitian Hasil penelitian menunjukkan kepercayaan patrilineal pada pasangan usia subur sangat erat kaitannya dengan keikutsertaan PUS dalam program KB. Dimana jenis kelamin anak laki-laki sangat istimewa dalam satu Keluarga PUS Marga Tionghoa. Ketika PUS ini memiliki anak laki-laki barulah akan ikut serta dalam program keluarga berencana. Usia rata-rata menikah PUS Marga Tionghoa adalah dalam kategori ideal yaitu 22 — 30 Tahun. Jumlah anak dalam satu keluarga paling sedikit 3 orang. Dukungan pasangan dalam program KB sangat kurang, sehingga mempengaruhi sikap dari pasangan PUS Marga Tionghoa untuk ikut ber-KB. Penelitian ini merekomendasikan hendaknya PUS Marga Tionghoa di Kabupaten Bone ikut serta dalam program KB setelah memiliki 2 anak, karena demi kesejahteraan keluarga pada setiap PUS Marga Tionghoa di Kabupaten Bone.References
Adnani Hariza, 2014.” Ilmu Kesehatan Masyarakat”. Pustaka Muha Medika Yogyakarta.
Annisa Rahma Adhyani, dkk 2014 Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemilihan kontrasepsi Non IUD pada Akseptor KB wanita Usia 20-39 Tahun. (jurnal)
Anindya Wayan Pramithasari. 2011 Implementasi Program Keluarga Berencana (KB) di Kelurahan Jeruk Kecamatan Lakarsantri Kota Surabaya. (jurnal)
Catherine Parker Littler, 2008. Konsultasi Kebidanan. Erlangga. Jakarta
Darmawati, Annisah Nur Rakhmah. 2013 Keikutsertaan menjadi akseptor keluarga berencana pada pasangan usia subur ditinjau dari aspek budaya (jurnal)
Gunawan, Imam. 2015. Metode Penelitian Kualitatif. Teori dan Praktik. Bumi Aksara. Jakarta.
Hartono, Hartanto. 2004. Keluarga Berencana dan kontrasepsi. Pustaka Sinar Harapan Jakarta.
Lila Nathania 2014. Jumlah Anak Ideal untuk Keluarga Bahagia. Intisari. Jakarta.
Lubis, Namora Lumongga, M.Sc., Ph.D. 2013, Psikologi Kespro, Wanita dan Perkembangan Reproduksinya. Kencana Prenada Media Group. Jakarta.
Melly G. Tan 2016 Etnis Tionghoa di Indonesia. Yayasan Obor Indonesia. Jakarta.
Notoatmodjo S, 2007. Kesehatan Masyarakat, Ilmu dan Seni. Rineka Cipta, Jakarta.
Notoatmodjo S, 2014. Ilmu Perilaku Kesehatan. Rineka Cipta, Jakarta.
Notoatmodjo S, 2010. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Cetakan Kedua. Edisi Revisi. Rineka Cipta : Jakarta
Notoatmojo S, 2005. Promosi Kesehatan Teori dan Aplikasi. Jakarta PT Rineka, Cipta
Sarlito, Wirawan Sarwono. 1983. Teori-teori Psikologi Sosial. Raja Gravindo Persada. Jakarta.







