ANALISIS KELIMPAHAN DAN DAMPAK CEMARAN MIKROPLASTIK PADA KERANG DARAH (Anadara granosa) DENGAN STATUS KESEHATAN MASYARKAT DI KAWASAN PESISIR SANROBONE
DOI:
https://doi.org/10.33857/jns.v10i2.1109Keywords:
kerang darah; kesehatan masyarakat; mikroplastik; pesisir sanrobone; pencemaran plastikAbstract
Pencemaran sampah plastik di wilayah perairan menimbulkan ancaman serius bagi ekosistem laut. Plastik yang mengalami degradasi akan berubah menjadi partikel berukuran sangat kecil yang disebut mikroplastik. Di kawasan pesisir, mikroplastik dapat terakumulasi dalam organisme laut, termasuk kerang, dan berpotensi memberikan dampak kesehatan bagi manusia melalui proses rantai makanan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kelimpahan mikroplastik pada kerang darah serta dampaknya terhadap status kesehatan masyarakat di kawasan pesisir Sanrobone. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pengambilan sampel kerang darah pada tiga titik lokasi (ujung kanan,tengah, ujung kiri) dan responden masyarakat sebanyak 263 orang yang ditentukan menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, pemeriksaan laboratorium untuk identifikasi mikroplastik, serta kuesioner untuk menilai status kesehatan masyarakat, kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kerang darah ditemukan 13 partikel mikroplastik dengan tingkat kelimpahan 4,33 partikel per individu. Jenis mikroplastik yang dominan adalah line dengan warna merah, hitam, dan paling banyak berwarna biru, serta ukuran partikel berkisar antara 0,393 mm hingga 2,261 mm. Masyarakat yang mengonsumsi kerang darah melaporkan adanya beberapa keluhan kesehatan, meskipun secara umum berada dalam kategori status kesehatan cukup. Penelitian ini menunjukkan adanya potensi paparan mikroplastik terhadap manusia melalui konsumsi biota laut. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan lingkungan yang lebih baik, peningkatan kesadaran masyarakat terkait bahaya mikroplastik, serta pengawasan terhadap keamanan pangan laut guna meminimalkan risiko kesehatan.
References
Ambarasari, D. A., & Anggiani, M. (2022). Kajian Kelimpahan Mikroplastik Pada Sedimen Di Wilayah Perairan Laut Indonesia. Kajian Kelimpahan Mikroplastik Pada Sedimen Di Wilayah Perairan Laut Indonesia, 47, 20–28.
Anggiani, M. (2020). Potensi Mikroorganisme Sebagai Agen Bioremediasi Mikroplastik Di Laut. Oseana, 45, 40–49.
Aulia, A., Azizah, R., Sulistyorini, L., & Rizaldi, M. A. (2023). Literature Review: Dampak Mikroplastik Terhadap Lingkungan Pesisir, Biota Laut dan Potensi Risiko Kesehatan. Jurnal Kesehatan Lingkungan Indonesia, 22(3), 328–341. https://doi.org/10.14710/jkli.22.3.328-341
Azizah, P., Ridlo, A., & Suryono, C. A. (2020). Mikroplastik pada Sedimen di Pantai Kartini Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Journal of Marine Research, 9(3), 326–332. https://doi.org/10.14710/jmr.v9i3.28197
Campanale, C., Massarelli, C., Savino, I., Locaputo, V., & Uricchio, V. F. (2020). A detailed review study on potential effects of microplastics and additives of concern on human health. International Journal of Environmental Research and Public Health, 17(4). https://doi.org/10.3390/ijerph17041212
Ding, J., Sun, C., He, C., Li, J., Ju, P., & Li, F. (2021). Microplastics in four bivalve species and basis for using bivalves as bioindicators of microplastic pollution. Science of The Total Environment, 782.
EFSA. (2021). EFSA Scientific Colloquium 25 – A coordinated approach to assess the human health risks of micro‐ and nanoplastics in food. EFSA Supporting Publications, 18(8). https://doi.org/10.2903/sp.efsa.2021.en-6815
El, N. H. (2020). Analisis Risiko Pajanan Mikroplastik Melalui Konsumsi Kerang Pada Masyarakat Di Kawasan Pesisir Desa Pa’Lalakkang Kecamatan Galesong Kabupaten Takalar. 2507(February), 1–9.
Hamid, H. (2024). Analisis Strategi Aparatur Dinas Lingkungan Hidup Dan Pertanahan Dalam Pengelolaan Sampah Di Kabupaten Takalar. Jurnal Lentera Bisnis, 13(2), 856. https://doi.org/10.34127/jrlab.v13i2.1088
Huang, J., Chen, H., Zheng, Y., Yang, Y., Zhang, Y., & Gao, B. (2021). Microplastic pollution in soils and groundwater: Characteristics, analytical methods and impacts. Chemical Engineering Journal, 425. https://doi.org/10.1016/j.cej.2021.131870
Inthe, M. G., Rusli, A., & Rahmaniar, R. (2023). Perubahan komposisi gizi kerang dara (Anadara granosa) karena proses perebusan. Jurnal Fish Protect, 6, 25.
Musdalifah, Daud, A., & Birawida, A. B. (2022). Hasanuddin Journal of Public Health. Hasanuddin Journal of Public Health, 3(1), 99–114.
Nasir, K. (2023). Konsentrasi Mikroplastik Di Perairan Takalar Sulawesi Selatan Khaerunnisa Nasir.
OECD. (2022). Plastic pollution is growing as waste management and fall short. Organisation for Economic Co-operation and Development. https://www.oecd.org/en.html
Prameswari, A. P., Muhammad, F., & Hidayat, J. W. (2022). Kandungan Mikroplastik pada Ikan Belanak (Mugil cephalus) dan Kerang Hijau (Perna viridis) di Pantai Mangunharjo Semarang dan Pantai Sayung Demak. Bioma : Berkala Ilmiah Biologi, 24(1), 36–42. https://doi.org/10.14710/bioma.24.1.36-42
Pratiwi, F. D., Notonegoro, H., Zulkia, D. R., & Arsyad, S. (2023). Potensi Kontaminasi Mikroplastik Pada Kerang Konsumsi Di Pulau Bangka. Jurnal Ilmu Lingkungan, 21(1), 86–93. https://doi.org/10.14710/jil.
Ramli, Yaqin, K., & Rukminasari, N. (2021). Kontaminasi Mikroplastik pada Kerang Hijau Perna viridis di Perairan Pangkajene, Sulawesi Selatan, Indonesia. Akuatikisle: Jurnal Akuakultur, Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, 5(1), 1–5. https://ejournal.stipwunaraha.ac.id/index.php/ISLE
Saleh, A., & Hardiyanto, S. (2023). Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat Desa Pematang Johar dalam Pengelolaan Sampah Plastik Berbasis Ecobrick. Jurnal Interaksi: Jurnal Ilmu Komunikasi, 7(2), 358–367. https://doi.org/10.30596/ji.v7i2.15449
Westminster of City. (2022). Plastic Waste: Everything You Need to Know. https://cleanstreets.westminster.gov.uk/
Yona, D., Samantha, C. D., & Kasitowati, R. D. (2021). Perbandingan Kandungan Mikroplastik Pada Kerang Darah Dan Kerang Tahu Dari Perairan Desa Banyuurip, Gresik. Saintek Perikanan : Indonesian Journal of Fisheries Science and Technology, 17(2), 108–114. https://doi.org/10.14710/ijfst.17.2.108-114
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 liliskarlina liliskarlina, Suhrani, Setiawan Kasim, Hadzmawaty Hamzah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


